Hari ini di enambelas febru duaribudelapan
Dalam sebah riak sejarah hidupku
Terpatri lagi tawa-tawa kecil anakku
Rasanya sudah terlalu lama aku mengenal mereka
The next generation...
Kubangun sebuah kamar besar lagi
Jauh di relung gelembung-gelembung impian hatiku
Sebuah kubah besar yang di dalamnya mengalir sungai kasih sayang
Yang tiada henti
Untukmu, menjagamu untuk tidak berhenti kehausan
Dalam arungi hidup dalam dunia kecilmu
Sampai suatu saat nanti
Kamu pun akhirnya
Melupakanku
Saat itu...
Mungkin aku bisa tersenyum sudah
Semoga...
Dalam sebah riak sejarah hidupku
Terpatri lagi tawa-tawa kecil anakku
Rasanya sudah terlalu lama aku mengenal mereka
The next generation...
Kubangun sebuah kamar besar lagi
Jauh di relung gelembung-gelembung impian hatiku
Sebuah kubah besar yang di dalamnya mengalir sungai kasih sayang
Yang tiada henti
Untukmu, menjagamu untuk tidak berhenti kehausan
Dalam arungi hidup dalam dunia kecilmu
Sampai suatu saat nanti
Kamu pun akhirnya
Melupakanku
Saat itu...
Mungkin aku bisa tersenyum sudah
Semoga...
00.01 |
Category: |
0
komentar

Comments (0)